Sosialisasi Bencana Tsunami dari BYU USA di SMAN 1 Pacitan

Jumat, 09 Agustus 2016 - 09:14 WIB
Diposting oleh: Administrator 01

PACITAN – Bertempat di Ruang Multimedia SMAN 1 Pacitan pada hari Selasa, 2 Agustus 2016 sosialisasi mitigasi bencana tsunami dengan pembicara Tim Peneliti dari Birgham Young University USA, UPN Veteran Yogyakarta, Geoteknologi LIPI dan bekerjasama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pacitan diikuti oleh perwakilan siswa-siswi SMAN 1 Pacitan kelas X – XII.

Para peneliti dari Birgham Young University USA berjumlah 20 orang. Mereka terbagi menjadi 2 tim yaitu tim lapangan dan tim sosialisasi. Tim sosialisasi yang hadir di SMAN 1 Pacitan adalah Mr. Prof. Chad Fife Emmet, Ms. Prof. Sarah Hall, Ms. Rachel Anne Dunn, Ms. Jessica Rae Pettersson, transleter Ms Sarah White dan lainnya merupakan tim lapangan (trecking). Mereka datang ke Pacitan dalam rangka melaksanakan penelitian endapan tsunami purba dan peramalan tsunami yang bertajuk “Tsunami Disaster Mitigation in Java: forecasting, communication, and implementation”. Rangkain dari kegiatan tim termasuk mensosialisasikan tentang bahaya tsunami, cara penanggulangan dan solusi menghadapi bencana tsunami.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Komite SMAN 1 Pacitan, Bapak Kepala SMAN 1 Pacitan dan guru terkait. Tim sosialisasi memulai paparannya dengan menjelaskan sebaran pusat gempa yang berada di selatan Pulau Sumatra sampai Pulau Jawa, morfologi kota Pacitan yang berada pada sebuah mangkok/teluk, serta tanda-tanda tsunami datang sampai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa dan tsunami. Tim peneliti mengenalkan bentuk-bentuk mitigasi bencana tsunami dalam sebuah jargon 20 20 20 (20 detik, 20 menit dan 20 meter). Artinya jika terjadi gempa bumi lebih dari 20 detik, maka kita mempunyai waktu 20 menit untuk menyelamatkan diri, menuju tempat aman dengan ketinggian lebih dari 20 meter. Jargon ini diharapkan dapat membantu masyarakat tanggap terhadap kemungkinan datangnya bencana tsunami.

Pada kesempatan ini BPBD Kabupaten Pacitan juga menjelaskan tentang rute/ jalur evakuasi bencana tsunami di Pacitan. Sejumlah rambu-rambu evakuasi jalur penyelamatan sudah dipasang dibeberapa titik. Harapannya agar masyarakat paham akan rute yang harus dilalui jika bencana tsunami benar-benar terjadi. Pada penghujung kegiatan sosialisasi, tim peneliti dari USA dan BPBD menyampaikan harapan agar Pacitan terhindar dari bencana, namun jika bencana itu memang datang kita sudah siap menghadapinya. Mengurangi korban dan sejumlah kerusakan lainnya merupakan tujuan utama dari program mitigasi bencana alam. Ayo sebarkan info ini ke saudara, teman dan masyarakat Pacitan lainnya supaya kita selamat dan aman dari bahaya tsunami!!! .....

 

Dilaporkan oleh Triana Puspitasari, S.Pd

mjk